Finance

Daftar
Mengapa PTBA turun 2,24%?
Pelajari Lebih Lanjut
PTBA:IDX
Bukit Asam
Rp 3.050,00
-2,24%
(-70,00) 1 HR
1 Okt, 16.14.51 GMT+7  ·   IDR
Semua simbol
SimbolHargaPerubahanPersentase Perubahan
Membuat insight teratas untuk PTBA...
Pembukaan
Rp 3.130
Tinggi
Rp 3.150
Rendah
Rp 3.030
Kapitalisasi pasar
35,14 T
Volume rata-rata
44,65 jt
Volume
21,37 jt
Dividen
3,75%
Dividen per kuartal
Rp 29
Tanggal tanpa dividen
23 Jun 2026
Rasio P/E
7,40
Harga tinggi dalam 52 minggu terakhir
Rp 3.220
Harga rendah dalam 52 minggu terakhir
Rp 2.170
EPS
Rp 412
Saham beredar
11,52 M
Jumlah karyawan
2 rb
Pembukaan
Rp 3.130
Tinggi
Rp 3.150
Rendah
Rp 3.030
Kapitalisasi pasar
35,14 T
Volume rata-rata
44,65 jt
Volume
21,37 jt
Dividen
3,75%
Dividen per kuartal
Rp 29
Tanggal tanpa dividen
23 Jun 2026
Rasio P/E
7,40
Harga tinggi dalam 52 minggu terakhir
Rp 3.220
Harga rendah dalam 52 minggu terakhir
Rp 2.170
EPS
Rp 412
Saham beredar
11,52 M
Jumlah karyawan
2 rb
Artikel berita
Dari sumber web dan partner berita
Profil
Pada tahun 1968, pemerintah menggabungkan PN TABA dengan PN Tambang Batubara Mahakam dan PN Tambang Batubara Ombilin untuk membentuk PN Tambang Batubara. Pada bulan Maret 1981, Unit Tambang Bukit Asam dari PN Tambang Batubara dijadikan modal untuk mendirikan perusahaan ini dengan nama PT Tambang Batubara Bukit Asam. Pada tahun 1984, status PN Tambang Batubara diubah menjadi perusahaan umum. Pada tahun 1990, pemerintah menggabungkan Perum Tambang Batubara ke dalam perusahaan ini. Pada tahun 1993, pemerintah menugaskan perusahaan ini untuk berbisnis di bidang produksi briket batu bara. Pada tahun 2002, perusahaan ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia dan mengubah namanya menjadi seperti sekarang. Pada tahun 2008, perusahaan ini mengakuisisi 51% saham PT Internasional Prima Coal dengan harga USD17,85 juta. Pada tahun 2014, perusahaan ini mendirikan PT Bukit Multi Investama untuk berbisnis di bidang investasi. Pada tahun 2015, Menteri ESDM, Sudirman Said, meresmikan pengoperasian PLTU Banjarsari yang berkapasitas 2x110 MW, serta meletakkan batu pertama pembangunan PLTU Banko Tengah yang berkapasitas 2x620 MW di Tanjung Agung. Wikipedia
Tentang Bukit Asam
CEO-
Karyawan1,66 rb
Didirikan1876
Kantor Pusat-
Sektor-
Laporan terakhir
31 Agu 2026
Periode fiskal
K2 2026
EPS/Estimasi (IDR)
- / Rp 68,87
Pendapatan/Estimasi (IDR)
12,10 T / 14,42 T
Telekonferensi pembahasan kinerja finansial untuk fiskal K2 2026
Menunggu telekonferensi pembahasan kinerja finansial
Sekilas
Insight dari berita dan laporan terbaru
Laporan sebelumnyaSemua nilai dalam IDR
Loading Previous Earnings...
Pendapatan
Penghasilan bersih
Semua nilai dalam IDR
Sep 2025
Des 2025
Mar 2026
Jun 2026
Pendapatan
10,88 T
11,32 T
9,93 T
12,10 T
Harga pokok penjualan
9,48 T
8,30 T
8,35 T
9,34 T
Biaya pendapatan
9,48 T
8,30 T
8,35 T
9,34 T
Biaya riset dan pengembangan
-
-
-
-
Total biaya riset dan pengembangan
-
-
-
-
Biaya penjualan, umum, dan administrasi
670,68 M
1,08 T
719,83 M
864,88 M
Biaya operasional
588,26 M
1,54 T
756,50 M
941,02 M
Total biaya operasional
10,07 T
9,84 T
9,10 T
10,28 T
Penghasilan operasional
805,85 M
1,48 T
824,78 M
1,81 T
Penghasilan non-operasional lainnya
-93,74 M
-9,54 M
-
-
EBT termasuk item luar biasa
743,08 M
1,93 T
1,03 T
2,24 T
EBT tidak termasuk item luar biasa
743,08 M
1,93 T
1,03 T
2,24 T
Beban pajak penghasilan
182,84 M
375,56 M
227,18 M
401,19 M
Tarif pajak efektif
24,61%
19,41%
21,99%
17,92%
Biaya operasional lainnya
-82,43 M
460,53 M
36,67 M
76,14 M
Penghasilan bersih
560,98 M
1,54 T
801,79 M
1,85 T
Margin laba bersih
5,16%
13,57%
8,07%
15,28%
Penghasilan per saham
49,00
-
70,00
-
Penghasilan bunga dan investasi
55,07 M
61,94 M
41,27 M
67,31 M
Beban bunga
-80,01 M
-68,46 M
-28,41 M
-5,21 M
Beban bunga bersih
-24,95 M
-6,51 M
12,86 M
62,10 M
Biaya depresiasi dan amortisasi
-
-
-
-
EBITDA
1,05 T
1,79 T
1,08 T
2,31 T
Keuntungan atau kerugian dari penjualan aset
-
-
-
-
Konten AI mungkin berisi kesalahan. Pelajari lebih lanjut
Aplikasi Google