601857:SHA
PetroChina
CN¥12,76
arrow_upward
+1,35%(+0,17) 1 HR
16 Okt, 15.00.00 GMT+8 · CNY
search
Semua simbol
| Simbol | Harga | Perubahan | Persentase Perubahan |
|---|
insights_autoMembuat insight teratas untuk 601857...
Pembukaan
CN¥12,30
Tinggi
CN¥12,76
Rendah
CN¥12,30
Kapitalisasi pasar
2,17 T
Volume rata-rata
128,67 jt
Volume
153,14 jt
Dividen
4,00%
Dividen per kuartal
CN¥0,13
Tanggal tanpa dividen
10 Sep 2026
Rasio P/E
13,17
Harga tinggi dalam 52 minggu terakhir
CN¥13,69
Harga rendah dalam 52 minggu terakhir
CN¥8,26
EPS
CN¥0,97
Saham beredar
161,92 M
Jumlah karyawan
361 rb
Pembukaan
CN¥12,30
Tinggi
CN¥12,76
Rendah
CN¥12,30
Kapitalisasi pasar
2,17 T
Volume rata-rata
128,67 jt
Volume
153,14 jt
Dividen
4,00%
Dividen per kuartal
CN¥0,13
Tanggal tanpa dividen
10 Sep 2026
Rasio P/E
13,17
Harga tinggi dalam 52 minggu terakhir
CN¥13,69
Harga rendah dalam 52 minggu terakhir
CN¥8,26
EPS
CN¥0,97
Saham beredar
161,92 M
Jumlah karyawan
361 rb
Artikel berita
Dari sumber web dan partner berita
ad-hoc-news.de
·
6 jam yang lalu
PetroChina stock: October 28 results date puts PetroChina stock on the calendar
ad-hoc-news.de
·
15 jam yang lalu
PetroChina stock pre-market at EUR 1.14
ad-hoc-news.de
·
1 hari yang lalu
PetroChina begins LNG bunkering in Singapore. PetroChina stock sits below its EUR 1.34 high
Profil
PetroChina Company Limited adalah sebuah perusahaan minyak dan gas asal Tiongkok yang merupakan anak usaha dari China National Petroleum Corporation. Perusahaan ini berkantor pusat di Distrik Dongcheng, Beijing. Perusahaan ini kini merupakan produsen minyak dan gas terbesar di Asia dan merupakan produsen minyak terbesar kedua di Tiongkok pada tahun 2006. Perusahaan ini melantai di Hong Kong Stock Exchange dan New York Stock Exchange. Pada bulan November 2007, perusahaan ini mengumumkan rencananya untuk melantai di Shanghai Stock Exchange, dan saham perusahaan ini kemudian menjadi salah satu komponen dari Indeks SSE 50. Pada daftar Forbes Global 2000 tahun 2020, PetroChina menempati peringkat ke-32. Wikipedia
Tentang PetroChina